Pasang APK Berbau Ajakan, Panitia Pilkades Sukakarya Tegur Sejumlah Balon Kades


Ketua BPD Desa Sukakarya Kec. Megamendung Juhdi Buldani bermasker

NASIONALNEW.COM - Panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor memberikan tindakan tegas berupa teguran kepada sejumlah bakal calon (Balon) kepala desa (Kades) setempat. 
Dilansir dari press realesenya tanggal (5/9/2020) lalu, panitia pilkades menerangkan bahwa teguran tersebut dilaksanakan karena para balon kades telah melakukan pelanggaran kampanye yakni berupa pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang berbau unsur ajakan atau permohonan dukungannya. 

"Atas anjuran BPD, kami panitia sudah mengirimkan surat teguran tertanggal 3 September 2020 lalu kepada pihak-pihak yang sudah memasang APK,” kata Ketua Panitia Pilkades Sukakarya, Jumhari. Selasa (8/9/2020). 

Tindak lanjut tersebut, tambah Jumhari, tanggal 4 September 2020, panitia dengan di dampingi BPD setempat mendatangi pihak-pihak yang bersangkutan untuk memberikan arahan secara langsung agar tidak terjadi pencopotan secara paksa oleh panitia. 

"Alhamdulillah, hasilnya mereka dengan kesadarannya sendiri bersedia menurunkan APK yang sudah terpampang tersebut,” ungkapnya. 

Sementara, ketua BPD Desa Sukakarya Juhdi Buldani memaparkan selain memberikan teguran dan arahan pihak panitia bersama BPD melalukan monitoring ke titik-titik pemasangan APK. Dalam arti, secara keseluruhan APK yang didalamnya ada unsur ajakan dan permohonan dukungan serta penamaan bakal calon ataupun calon kepala desa sudah steril dan tidak terpampang lagi dititik sebelumnya. 

"Kami selaku BPD bersama Panitia mengucapkan banyak terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak yang telah bersedia dan mematuhi anjuran panitia untuk menurunkan APK yang sudah terpampang,” imbuhnya. 

Terkait baleho balon kades bernama Siti Asliah diluar ranah panitia, mengingat didalamnya tidak mengandung unsur ajakan serta permohonan dukungan maupun penamaan bakal calon atau calon kepala desa. 

"Untuk baleho ini sifat hanya iklan pribadi yang harus menempuh izin kepada pihak terkait. Awak media punya hak dan kewenangan untuk menanyakan perihal izin pemasangan baleho tersebut,” tutur Juhdi. 

Ia berharap, seluruh masyarakat dan pihak-pihak yang akan mengajukan diri untuk dicalonkan menjadi kepala desa agar selalu menjaga keamanan dan kondisifitas di pesta demokrasi ini. 

"Kami BPD dan Panitia meminta masyarakat untuk tetap menjaga kondisifitas, ikuti tahapan yang sudah diatur berdasarkan lampiran I surat edaran Bupati Bogor no 141.1/257/DPMD/2020 tentang Pedoman Jadwal dan tahapan pelaksanaan Pilkades Serentak Gelombang I di Kabupaten Bogor Tahun 2020,” tegasnya.
Share this post :

Post a Comment

Pengunjung

Popular Post

 
Copyright © 2015. Nasional News - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger