Pelapor Sri Bintang Pamungkas Diteror



JAKARTA-Ketua Umum Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Ipong Hembing Putra mengaku mendapat teror dari nomor telepon yang tak dikenal setelah melaporkan Aktivis Sri Bintang Pamungkas (SBP) ke Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu terkait kasus dugaan ujaran kebencian. Dalam pengakuannya Ipong diminta agar dirinya mencabut laporan terhadap SBP. 

"Usai melaporkan (Sri Bintang) ke Polda Metro Jaya ada beberapa telepon yang tak dikenal menelpon saya untuk mencabut laporan tersebut," kata Ipong kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (9/5).

Meski mendapat teror, Ipong mengaku akan terus melanjutkan laporannya terhadap mantan aktivis itu. 

"Banyak ancaman seperti itu, tapi saya tidak takut dengan ancaman itu. Saya hanya takut dengan Allah," tegasnya.

Lebih lanjut, dirinya berencana akan melakukan aksi demonstrasi di Polda Metro Jaya untuk menuntut polisi agar segera menahan Sri Bintang.

"Kami ingin agar Sri Bintang ditahan," tutupnya.

Sebelumnya diketahui Mantan aktivis reformasi, Sri Bintang Pamungkas, dipolisikan oleh Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) atas dugaan tindak pencemaran nama baik.

Dalam video yang tersebar di media sosial, mantan Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menyebut, Muslim berdarah Tionghoa atau China adalah mereka yang masuk Islam hanya untuk berpura-pura.(tri)
Share this post :

Post a Comment

Pengunjung

Popular Post

 
Copyright © 2015. Nasional News - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger