Syauqi Hafidz Tampil Memukau di 'Melodi untuk Bumi'



BOGOR-Muhammad Syauqi Hafidz punya cara tersendiri untuk memperingati hari bumi. Pianis berbakat ini tampil memukau dalam resital solo piano di area Balai Riung Royal Hotel Kota Bogor pada Sabtu, (21/4/18) petang.

Dengan mengenakan jas hitam, pria kelahiran Sukabumi ini unjuk kebolehan menyuguhkan musik klasik karya-karya maestro luar negeri, seperti Bach, Mozart, Beethoven, Badazerwska, Gustave Lange, Chopin dan Scott Joplin.

Selain karya maestro luar negeri, juga musisi dalam negeri dimainkannya, seperti lagu karya Ibu Sud berjudul Tanah Airku, Sabda Alam karya Junaedi Salat, dan tidak lupa menyiapkan lagu karyanya sendiri yang menjadi tema acara tersebut.

Ia mengatakan, bahwa ide lagu tersebut muncul ketika dirinya datang ke suatu tempat, kemudian melihat kondisi lingkungan yang tidak terawat. Dari situ pula ide untuk membuat resital solo piano yanh bertepatan dengan peringatan hari bumi sedunia muncul.

“Jadi acara ini dikemas untuk menyampaikan kampanye menjaga lingkungan kepada teman-teman,” ujarnya kepada awak media usai pertunjukkan.

Siswa SMP Negeri 1 Kota Bogor ini sangat mengapresiasi penonton yang rela memadati area pertunjukkan. “Terimakasih atas suportnya banyak yang hadir, berarti masih banyak orang-orang di dunia ini yang masih peduli untuk menjaga lingkungan,” katanya.

Acara yang mengusung tema “Melodi untuk Bumi” ini dihadiri oleh para pelajar SMP dan SMA berserta para guru. Tampak turut hadir pula para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bogor, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Fahrudin, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Elia Buntang.

Tema itu sengaja diambil bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Sedunia atau dikenal dengan Earth Day yang jatuh setiap tanggal 22 April. Acara ini menjadi salah satu bagian kampanye ramah lingkungan yang dikemas dalam acara resital solo piano.

“”Melodi untuk Bumi” ini dalam rangka menyambut Earth Day. Pada konser keduanya pianis muda berbakat asal Kota Bogor ini ingin melantunkan nada-nada indahnya kepada khalayak umum khususnya pelajar, dan sekaligus mempersembahkan karya perdananya yang berjudul melodi untuk bumi,” kata Panitia Penyelenggara, Hendro Hermawan disela-sela acara.

Hendro menjelaskan bahwa acara ini juga menjadi salah satu bagian untuk mengedukasi masyarakat agar meningkatkan kesadaran dan mengajak untuk lebih mencintai lingkungan.

“Ini adalah shearing edukasi untuk mencintai lingkungan, dan kebetulan juga souvernir yang dibagikan kali ini bibit pohon,” ujarnya.

Ditempat yang sama usai pertunjukan, Fahrudin yang sudah dua kali mengikuti acara tersebut mengaku sangat mengapresiasi karya Syauqi. “Luar biasa perkembangannya lebih bagus, dan sekarang dikolaborasikan dengan beberapa alat musik, lebih bagus dan harmonisasinya sangat bagus, apalagi ini dihadiri para pelajar, menggugah anak-anak untuk terus berkarya,” ucapnya.(fik)

Share this post :

Post a Comment

Pengunjung

Popular Post

 
Copyright © 2015. Nasional News - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger