RS di Bogor Jadi Bidikan Perusahaan Amerika




BOGOR-Peralatan Rumah Sakit (RS) yang kerap kali tidak lengkap membuat masyarakat kadang memilih berobat di luar negeri. Untuk itu, Perusahaan asal Amerika Serikat, Stern Resource (SR) Group menjajakan kerjasama ke beberapa RS di Kota Bogor. Salah satunya yaitu, RS Marzoeki Mahdi (RSMM).

CEO SR Group, Carl E. Bolch menjelaskan bahwa pihaknya menganggap bahwa Indonesia merupakan tempat yang tepat untuk berinvestasi. Sebagai perusahaan yang konsen di bidang kesehatan ia menyayangkan beberapa problem RS di Indonesia yang fasilitasnya belum maksimal. Sehingga, tak jarang masyarakat Indonesia perlu ke negera tetangga, yakni Singapura ataupun Malaysia hanya untuk berobat.

rzoeki sama yang sedang kami upayakan untuk terwujud, salah satunya dengan RS Marzoeki Mahdi, untuk mewujudkan kualitas pelayanan kesehatan lokal yang baik,” jelasnya saat didampingi oleh CEO lainnya Hartadinata Harianto serta Business Development Manager SR Group, Jeevano Firdaus Tadjoedin di RSMM, kemarin (27/2).

Kota Bogor merupakan salah satu Kota yang menjadi bidikan SR Group untuk dijajaki kerjasama di bidang kesehatan. Beberapa hari ke depan, ia mengaku akan lanjut berkeliling RS untuk mendapatkan garis besar terkait kebutuhan fasilitas kesehatan di Indonesia.

“Cita-cita besarnya, kami ingin kerjasama dengan 100 fasilitas kesehatan. Agar nantinya, tidak perlu repot-repot ke luar negeri, untuk mendapatkan penanganan medis,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Dirut RSMM, Bambang Eko mengaku ada beberapa kekurangan di RS yang dipimpinnya. Ia berharap jika kerjasama itu dilanjutkan ada penyelesaian terkait beberapa kekurangan itu.

“Yang ditawarkan diantaranya bidang sarana prasarana medik, yang memang tidak ada disini, bisa mereka fasilitasi dengan metode kerjasama,” ungkapnya.

Menurutnya, RSMM pun perlu membangun jaringan Informasi Teknologi (IT), yang terintegrasi untuk seluruh pelayanan medik di RS.

“Sebetulnya banyak yang bisa difasilitasi, tapi ada beberapa yang masuk proiritas. Tentu dengan seizin Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan akan kami laporkan (pertemuan ini). Sebab, RS ini kan milik Kemenkes,” kata Bambang.(fik)

Share this post :

Post a Comment

Pengunjung

Popular Post

 
Copyright © 2015. Nasional News - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger