Tahun 2018, Jabar Tambah 588 Kampung KB



PURWAKARTA-Demi  menekan pertumbuhan penduduk Jawa Barat, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat bakal kembali menambah Kampung KB. Tak tanggung-tanggung, pada tahun 2018 akan ditambah sebanyak 588 Kampung KB.

Seperti yang dipaparkan dalam Sosialisasi Integrasi Kampung KB di Desa Cijunti Kecamatan Cempaka, Kabupaten Purwakarta (23/11/17).

Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Iman Hikmat yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa di Jawa Barat Kampung KB sudah ada sejak tahun 2011. Dari sekitar 6 ribu Desa di Jawa Barat, sudah ada sebanyak 1,3 ribuan Desa yang sudah dijadikan Kampung KB.

Pada 2018 mendatang, pihaknya berencana untuk kembali menjadikan kembali menjadikan Kampung KB di 588 Desa di Jawa Barat.

“Membentuk 588 Kampung KB dari 626 Kecamatan. Tapi yang 588 itu daerah khusus Inpres Desa Tertinggal (IDT). Jadi desa yang betul-betul tertinggal,” bebernya kepada nasionalnews.com.

Staf Anggota DPR RI Pria Santri Beringin, yang mewakili Ade Komarudin (Komisi IX DPR RI) mengatakan, sejak awal 2016 Kampung KB digabung dengan berbagai aspek lainnya. Tidak hanya menangangi pertumbuhan penduduk, tapi juga mengurusi perkara kesejahteraannya.

“Jadi selain promosi alat kontrasepsi, promosi juga sosial ekonomi,” jelasnya.

Menurut Santri, selain mengontrol populasi, mengontrol kualitas manusia juga menjadi hal yang tak kalah penting. Sehingga, melalui integrasi ke depan, BKKBN bersama DPR RI akan memberikan bantuan usaha untuk ibu-ibu usia produktif.

“Yang dilaksanakan itu memberi tahu pada pihak Desa bahwa program ini untuk dimanfaatkan. Ini programnya BKKBN, kami sifatnya mendorong,” terang Santri.(fik)

Share this post :

Post a Comment

Pengunjung

Popular Post

 
Copyright © 2015. Nasional News - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger